Senin, 18 Februari 2019

Menggali Potensi Anak Sejak Usia Dini

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), potensi adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya. Berarti ketika kita berbicara tentang potensi anak, kita sedang diharuskan memperhatikan kekuatan apa yang ada dalam diri anak kita yang bisa kita bantu untuk dikembangkan.

Saya memiliki dua orang anak, yang pertama akan berusia 5 tahun di akhir Maret 2019 dan yang kedua akan berusia 1 tahun di awal Maret 2019. Khusus anak kedua, karena usianya yang masih sangat muda dan waktu yang saya habiskan bersamanya juga baru hampir setahun, jadi tentu saja saya masih belum bisa menangkap potensi apa yang ada dalam dirinya, selain saat ini doi senang menggigit apa saja karena giginya baru akan tumbuh.

Anak pertama saya, Qifaya, saya perhatikan sejak usia 2 tahun anak ini sangat suka dengan permainan fisik. Saat diajak main ke mall, doi tidak pernah takut naik ke perosotan tinggi, manjat dan melompat. Waktu itu, kami membelikannya hadiah play house dan tidak disangka Qifaya bisa naik di atas atapnya dan melompat langsung ke bawah. Saat itu usianya baru 2 tahun! Selain itu, Qifaya juga suka sekali memanjat di tempat lain, dan dia sama sekali tidak takut ketika kami menaikkannya di tempat yang tinggi.



Ketika pindah ke Surabaya, Qadarullah kami dipertemukan oleh club senam khusus anak-anak. Kami memasukkan Qifaya ke club tersebut dan luar biasa baru sebulan kemajuannya sungguh tidak terduga.

Sebelum ikut senam, sudah bisa hand stand tapi dibantu. Bertahan 3 detik
Qifaya Masya Allah memiliki fisik yang kuat. Selain itu dia juga memiliki tenaga yang banyak :D Buktinya meski telah senam selama 1 setengah jam, di rumah lanjut lagi dan dia sangat bahagia melakukan itu semua. Pernah saya merasa sangat lelah dan memintanya untuk tidak ikut senam satu hari saja, eh dia malah nangis sambil melipat baju di ruang tengah yang sudah beberapa hari belum sempat saya lipat. Katanya biar mami tidak capek dan bisa temani dia pergi senam. wkwkwk anak ini benar-benar pandai mengambil hati orang lain. Masya Allah...



Melihat potensi anak itu bisa sekali dicermati dari gerak geriknya, hal yang membuatnya berbinar ketika melakukannya, dan membuatnya bersedih jika kita menghalanginya. Sampai detik ini, saya merasa bahwa Qifaya sangat suka berolahraga, dia bahagia melakukannya dan saya bangga karena dia telah menemukan hal yang disukainya sejak kecil.

Selain senam, Qifaya juga suka sekali membuat video. Lucu banget karena saya sering mendapati video buatannya di dalam ponsel atau kamera saya. Dia suka sekali berbicara di depan kamera. Baginya, dia sedang berbicara dengan teman-temannya yang banyak. Apa karena Qifaya sering menghabiskan screen timenya menonton Youtube channel Ryan's Toys? yang jelas, ini sudah dilakukannya cukup lama. Karena itu, saya sengaja membuatkan youtube channel nya sendiri dan memberitahu bahwa saya akan memasukkan videonya di dalam sana untuk ditonton oleh orang lain. And she said okay, dia senang, sampai selalu meminta saya untuk selalu merekamnya kemudian dimasukkan ke youtube wkwkwk calon youtuber berpenghasilan 1 milyar dolar per bulan nih anakku. Aamiin....

Sejauh ini menurutku hanya dua hal itu yang membuat Qifaya bahagia melakukannya. Matanya benar-benar berbinar ketika melakukan hal tersebut. Apapun pilihannya di masa depan, saya akan terus mendukungnya, selama pilihannya itu tidak melanggar syariat Allah. 

Sekian postingan kali ini, semoga menginspirasi.



0 komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Pendapatmu?