Minggu, 17 Februari 2019

Jatuh Cinta Sekali Lagi

Postingan ini dibuat untuk memenuhi tugas NHW 3 Institut Ibu Profesional Batch 7 Regional Surabaya Raya

Malang, 2016
Saat pertama kali membuka google class dan membaca tugas yang ketiga ini, saya agak lumayan senang membacanya, yup pertama saya diminta untuk membuat surat cinta ke suami. Awalnya agak malu-malu saya ngasih ke doi, padahal saya cukup sering membuat surat cinta sembunyi-sembunyi :D

Waktu itu saya kasih tau ke suami, bahwa tugas ke tiga IIP kali ini adalah disuruh buat surat cinta. Aku sambil bercanda bilang ke suami, "abati, mami diminta bikin surat cinta ke suami. Tapi gimana ya, susah soalnya saya sedang tidak jatuh cinta." dan disusul dengan cekikikan. Suami langsung peluk dan bilang, "oh gitu kah? kalau begitu nanti biar abati deh yang tulis surat cinta buat mami..." dan hingga detik ini bahkan surat cintaku pun belum dibalas wkwkwk... wacana banget.

Sebenarnya saya ingin langsung kasih suratnya, mau lihat langsung reaksi dia setelah baca. Tapi apa daya, belum juga suratnya ditulis, doi berangkat tiba-tiba ke luar kota. Jadi, suratnya saya kirim melalui aplikasi whatsapp deh... 

Setelah mengirim surat, tanda centang dua pun muncul, yang berarti pesan sudah dibaca. Doi balasnya lama banget sampai bikin deg degan wkwkwk. Finally, akhirnya dibalas juga setelah 40 menit menanti, "maaf sayang, banyak kekuranganku." dan setelah itu, tak ada lagi kata-kata selain informasi keberadaannya, like always.

Sampai keesokan harinya, doi menelpon dan saya yang sudah gemesh banget sama responnya kemarin langsung tanya, "mana balasan suratku? katanya dulu mau bikin surat cinta juga, mana????" eh doi ketawa trus bilang, "tunggu sayang, untuk balas surat cintamu harus menunggu ilham dulu." wkwkwk apaan sih ilham!

Semenjak kirim surat itu, disetiap suami mengirim pesan, baik chat atau telpon atau bahkan pesan suara, pasti dibelakangnya ada ucapan i love you, wkwkwkw apaan. Meski selama ini memang sering bilang i love you tapi sekarang malah jadi lebih sering. Sampai tulisan ini dipublikasikan, saya belum pernah bertemu sama suami, karena lagi di luar kota suaminya.

Nah, penasaran kaaan suratnya kayak gimana? wkwkw pede banget, emang ada ya yang penasaran? Baiklah, berikut surat cinta yang saya kirimkan ke suami tercintah. Silahkan klik disini untuk mengunduh, soalnya kalau diposting disini agak kepanjangan.

Perasaan saya sendiri setelah menulis surat cinta ini, saya merasakan gairah yang dulu bangkit lagi. Tapi tolong jangan anggap saya mesum wkwkw ini bukan tentang mesum-mesuman, maksud saya gairah dimana saya rindu lagi sama suami saya, bukan rindu karena ingin gantian jaga anak ya, bukan. Tapi rindu karena ingin dipeluk ingin disayang-sayang, yah seperti itu lah.... intinya seperti merasakan cinta yang dulu lagi.

Sekian dulu postingan kali ini, kapan-kapan kalau ada waktu, bolehlah tulis surat cinta lagi ke suami. :D


0 komentar:

Posting Komentar