Jumat, 25 Januari 2019

Begini Rasanya Menjadi "Mahasiswi Baru" Lagi - Narasi Studium Generale MIIPB#7

Gambar: pngtree.com
Hampir saja saya lupa bagaimana rasanya menjadi mahasiswi baru, begitulah kalau sudah lewat bertahun-tahun lalu mengikuti perkuliahan umum yang biasanya dilakukan oleh mahasiswa baru. Sampai beberapa waktu lalu, saya diterima di program martikulasi Institut Ibu Profesional (yang selanjutnya saya tulis IIP). Yah, i know bahwa ini bukanlah institut resmi yang terdaftar dengan cara yang resmi pula, tapi sungguh rasanya pertama kali mengikuti kuliah umum a.k.a Studium Generale, kurang lebih sama seperti mengikuti perkuliahan umum sewaktu menjadi mahasiswi baru di jenjang pendidikan S1 ku dulu (maaf ya S2 tidak kuhitung karena saya tidak ikut kuliah umumnya :D).

Hari itu, Rabu 23 Januari 2019, sebelumnya kami telah diberikan tautan untuk masuk ke grup telegram kuliah umum IIP Batch 7 ini. Setelah masuk, wow saya takjub karena sudah ribuan peserta yang bergabung sebelum saya. It means, ada ribuan orang yang tangannya lebih lincah daripada saya untuk mengetuk tautan undangan.

Meski hanya sebuah grup di aplikasi Telegram, perkuliahan umum ini ternyata ada absensinya juga dan saya hampir terlewat mengisinya. Berhubung saya "mahasiswi" yang suka telat, saya baru datang di akhir perkuliahan umum. Tapi beruntung sekali saya karena perkuliahan umumnya dilakukan di Telegram, dimana semua percakapan terekam jelas bahkan ketikan kagum dari setiap peserta, yang menurut saya cukup mengganggu. Soalnya banyak tuh yang diminta berhenti mengirim pesan tapi masih tetap semangat mengirim, entah karena fokus mengetik sampai tidak melihat peringatan ataukah jaringan mereka lemot hingga perintah tak terlihat atau ada hal lain yang tidak saya ketahui tentunya.

Selain absensi, tentunya kuliah umum di IIP juga memiliki susunan acara, dimulai dari host membuka acara dan do'a, perkenalan Tim Fasiliator MIIP Batch #7 ,sambutan Ibu Septi Peni Wulandani, sambutan Ketua Institut Ibu Profesional, dan sambutan Ketua Divisi Matrikulasi Pusat. Setelah ada pembukaan dan sambutan-sambutan, lalu muncul lah beberapa kisah sukses dari para alumni IIP mulai dari batch 1 hingga 6. 

Setelah perkenalan singkat dari para alumni, kemudian dipersilahkanlah para peserta untuk mengajukan pertanyaan. Beberapa orang pun bertanya, dan saya perhatikan semua pertanyaan berkaitan dengan keraguan akan kemampuan diri sendiri dan tentu saja masih bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi di martikulasi ini. Wajar, namanya tempat belajar, pasti akan ada banyak orang yang butuh bantuan untuk segala hal. Termasuk saya mungkin, untuk ke depannya. 

Terakhir, setelah sesi tanya jawab seperti kuliah umum biasanya, maka habislah sudah rangkaian acara. Yah, meski saya datang sangat terlambat karena anak sulung saya tidak rela diduakan sama handphone saat bermain. Jadi saya menunggu anak-anak tidur dulu baru bisa masuk ke Telegram. Tapi meski saya datang terlambat, suasana perkuliahan umumnya benar-benar terasa. Kurang lebih sama seperti perkuliahan umum mahasiswi baru, yang isinya ibu-ibu semua hehe. Saya membayangkan sedang berada di dalam ballroom bersama ibu-ibu lainnya, saling bertanya dan beberapa orang saling cekikikan karena candaan kecil. Entahlah, mungkin imajinasi saya yang berlebihan atau memang rangkaian acaranya yang keren. 

Nah, saya rasa sekian narasi saya tentang Studium Generale Martikulasi Institut Ibu Profesional Batch 7 ini. Sampai ketemu di tulisan selanjutnya :D

1 komentar:

  1. Selamat merasakan indahnya menjadi mahasiswi lagi mba, merasakan dikejar tugas, menyimak materi, dan yang pasti menjadi pribadi yg lwbih baik karena ini adalah universitas kehidupan. Salam sayang 😘 fildzahnandya

    BalasHapus

Bagaimana Pendapatmu?