Senin, 24 September 2018

Perlukah Kursi Makan Untuk Bayi?

Bagi ibu-ibu yang sebentar lagi anaknya memulai MP-ASI, pasti lagi bertanya-tanya apakah kursi makan bayi penting untuk mendukung proses si kecil makan? Jawabannya, bisa ya bisa tidak. Lah kok gitu sih.. well, itulah kenapa saya membuat postingan ini.

Sebagian orang tua, kursi makan bayi memang merupakan barang wajib yang harus dimiliki bayi, sama halnya dengan bouncer, stroller dan box bayi. Namun, apakah itu perlu? Apakah bayi kita benar-benar membutuhkannya atau hanya sekedar orang tuanya saja yang menginginkannya. Beda ya antara kebutuhan dan keinginan.

Sumber: google
Saya pribadi setelah menjadi ibu selama 4 tahun lebih dan menangani 2 orang anak (ciee ileee, belagak kayak ekspert banget ya ^_^;), kedua anak saya memiliki perbedaan dalam hal MP-ASI. Dulu si kakak Q tidak mau makan sambil duduk saat memulai MP-ASI pertamanya, meski saya coba dudukkan di pangkuan, anak kecil ini menolak dan malah lebih suka makan di atas stroller yang bagian kepalanya posisi setengah baring. Sementara anak kedua saya, meski dia belum mampu duduk sendiri (bahkan sebenarnya belum mampu tengkurap sendiri, mungkin karena badannya kegendutan kali ya.), dia malah nangis kalau makan sambil rebahan meski bagian kepala sedikit lebih ditinggikan. 

Jadi, anak pertama saya sama sekali tidak memiliki kursi makan, sementara anak kedua saya memutuskan untuk membelikannya setelah sukses membuat saya agak kewalahan menyuapi sambil mendudukkannya dipangkuan. 

Lantas, apa saja yang menjadi pertimbangan dalam memutuskan untuk membeli kursi makan bayi atau biasa dikenal dengan high chair? 

1. Kenali Tanda Pada Si Kecil

Seperti yang saya telah paparkan di atas, kedua anak saya memiliki perbedaan saat memulai MP-ASI nya. Ada baiknya ibu baru mengambil keputusan membelikan kursi makan untuk bayi setelah si kecil memulai MP-ASI pertamanya dalam beberapa hari. Hal ini bertujuan agar ibu bisa menilai si kecil apakah si kecil membutuhkan kursi makan atau tidak sama sekali.

2. Pertimbangkan Biaya

Saat ini di luar sana ada banyak sekali jenis kursi bayi, mulai yang murah yang seharga ratusan ribu rupiah, hingga mencapai jutaan bahkan lebih. Kenapa saya meletakkan posisi biaya di atas kenyamanan? Soalnya banyak orang tua yang lebih besar pasak daripada tiang :D Meski anak adalah segalanya, aset dunia akhirat, namun tidak berarti ibu harus berutang demi membelikan kursi makan si kecil, apalagi sampai harus nyicil dengan sistem riba. Bijaklah dalam memenuhi kebutuhan si kecil.

3. Perhatikan Keamanan dan Kenyamanan Bayi.

Keamanan bayi sangat penting, tentu saja namanya saja high chair, artinya kursi tinggi, dimana bayi duduk di atas kursi yang tingginya jauh di atas panjang tubuhnya sendiri. Jika kursinya tidak memiliki keamanan yang sesuai, kira-kira bagaimana ya? Soalnya jaman sekarang model kursi makan bayi sudah sangat bervariatif, mulai dari yang memiliki roda di depan (seperti foto di atas), yang seenak-enaknya mengklaim agar bisa memudahkan mendorong kursi bagi orang tua, nah jika memiliki roda, apakah tidak berbahaya buat si kecil yang biasanya banyak gerak saat di dudukkan di atas kursi. Bahkan seramnya, ada model kursi makan bayi yang bisa berubah model, seperti gambar di bawah ini.
Sumber: google

Kira-kira kursi tersbut kuat ga ya kalau dipake goyang maju mundur si kecil? Mungkin saat masih baru, masih kuat. Namun bagaimana jika sudah digunakan dalam beberapa waktu, apakah masih sama? Saya sendiri takut.

Lantas, kursi makan seperti apa ya yang bagus? 

Kursi makan yang bagus adalah kursi makan yang sesuai budget orang tua, keamanannya pas dan kenyamanan juga pas. Kenyamanan disini bukan untuk orang tua melainkan untuk si kecil, ingat ya buibu, ini bukan tentang Anda, tapi tentang si kecil.

Kursi makan bayi
Saya pibadi menjatuhkan pilihan di kursi makan IKEA antilop. Kenapa? Soalnya harganya sesuai budget keluarga, di Surabaya harganya hanya 255rb, dari segi keamanan, menurut saya ini cocok sekali untuk adek B yang kurang suka "diikat", soalnya ada penyangga di antara selangkangan bayi, bagia kanan kiri juga lumayan tinggi. Jika ingin melihat langsung kursi ini bahkan mencobanya, mungkin buibu bisa bawa anaknya makan di pizza hut :D Soalnya mereka pakainya kursi ini disana. Yaa hitung-hitung jadi tester :D

Sebenarnya ada banyak kursi makan bayi yang bagus-bagus, lucu-lucu dan bahkan ada yang memiliki bantalan dudukan dan sandaran, namun pertimbangan saya tidak membelikannya karena bayi makan itu lumayan kotor ya, saya ga mau makanannya tumpah ke bantalan dan karena sering dipake kursinya, berujung bantalannya jarang dicuci dan malah jadi sarang bakteri. Saya mendingan menggunakan yang plastik, jadi setelah makan jika kotor, tinggal dicuci pake air dan langsung lap. Beres deh.

Nah, sekian postingan saya tentang kursi makan bayi, semoga segera ya menemukan kursi makan buat si kecil, itupun jika si kecil mau di dudukkan, tapi jika tidak, please jangan dipaksa. Semoga membantu.


2 komentar:

  1. kalau aku butuh dulu pas anak pertama sih ga punya karena memang masih aman terkendali disuapin di bouncer masih diem nah sekarang anak kedua 2 minggu lagi MPASI alhamdulilah dapat kursi makan dan ini beneran terpakai hahaha soalna si bungsu ondeh mandeh ga mau diem tapi kalau didudukin dikursi anteng mainin teether ga sabar jadinya pengen suapin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya mba, tiap anak beda2... hihihi kalo anak keduaku sdh makan... jd lebih lahap makanx pas di dudukkan di high chair, sebelumnya dia kayak mau muntah pas rebahan di bouncer atau stroller

      Hapus

Bagaimana Pendapatmu?