Minggu, 20 Mei 2018

Tips Menjalankan Ibadah Puasa Bagi Ibu Menyusui

Bulan Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan pertama bagi saya menjadi ibu menyusui. Kelahiran anak saya dua bulan lalu menjadikan saya sebagai ibu ASI bagi anak saya. Sebelum berpuasa di bulan Ramadhan, saya meluangkan 4 hari untuk berpuasa mengganti utang puasa tahun lalu dan alhamdulillah puasa saya lancar dan hak ASI anak saya terpenuhi.

Sebenarnya dalam agama Islam, ibu menyusui diberikan pilihan untuk berpuasa di bulan suci Ramadhan, terlebih jika si bayi masih di bawah 6 bulan, dimana ASI merupakan satu-satunya asupan si kecil. Namun, jika busui merasa kondisi aman dan terkendali, maka boleh-boleh saja berpuasa saat masih ASI eksklusif. Lantas, bagaimana saya menjalankan ibadah puasa saya dengan tetap memenuhi hak ASI anak saya? Berikut saya paparkan.

Berdoa pada Allah SWT

Pertama, kita harus selalu berdoa pada Allah SWT yang Maha Memiliki segalanya, termasuk ASI itu sendiri. Tidak ada satu pun yang bisa menahan jika Allah berkehendak, dan tak ada satupun yang bisa terjadi jika Allah menahan. Jadi, kita harus tetap berdoa agar diberikan kelancaran ASI saat menjalankan ibadah puasa.

Konsumsi Air Putih Minimal 3 Liter per Hari

Saya pribadi menkonsumsi air putih 3 - 5 liter per hari. Jadi saya punya galon kecil berukuran 5 liter yang selalu terisi penuh dan harus saya habiskan dalam waktu 24 jam. Hal ini karena bahan utama ASI adalah air, makanya sebisa mungkin busui harus menkonsumsi air putih sebanyak-banyaknya. Oh iya, tolong hindari air soda ya. 

Makan Tetap 3x Sehari

Meski sedang berpuasa, saya tetap makan 3x sehari. Saat berbuka, setelah tarwih dan saat sahur. Nah, sahur sangat berperan penting bagi ibu menyusui yang ingin melaksanakan ibadah puasa. Saya pribadi, saat lupa sahur saya tidak berani melanjutkan berpuasa di pagi hari. Hal ini karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup, sementara bayi kita juga tergantung pada tubuh kita.

Makan Makanan Bergizi

Hindari makan banyak tapi tidak bergizi, tetap jaga kualitas makan ya, mams. Biasanya saat berbuka puasa kita sering ya mendapatkan orang yang "balas dendam", pokoknya semua makanan di makan dalam satu waktu. Nah,  hindari pola makan yang seperti ini.

Konsumsi Vitamin dan Madu

Bila diperlukan, mams bisa menkonsumsi vitamin dan madu. Tapi, jika mams  cukup yakin makanan yang dikonsumsi mencukupi semua kebutuhan vitamin Anda, maka boleh di skip.

Nah, berikut jadwal makan saya selama berpuasa sambil menyusui anak saya.
  • Sahur pukul 04.00 : Makan berat + vitamin blackmores + air putih minimal 1 liter.
  • Buka puasa : Makan ringan, kurma atau kue + air putih minimal 1 liter.
  • Setelah sholat tarwih : Makan berat + blackmores + air putih minimal 1 liter.
  • Sebelum tidur : susu + madu + air putih minimal 1 liter.
Sebisa mungkin saya menghindari makanan manis. Saat makan berat pun, saya hanya menkonsumsi sedikit nasi dengan banyak sayuran. Hal ini agar saya dapat minum air putih yang banyak. Nah, bagaimana tips menjalankan ibadah puasa bagi ibu menyusui dari saya? Semoga membantu ya, dan selamat menjalankan ibadah puasa.

mamsqi.com
Instagram: mamqifaya
This entry was posted in

2 komentar:

  1. makasi tipsnya mb sku jg sdg puasa anakku masih 1,5 bln cuman skrg kayaknya hasil perahku mulai sedikit mau coba minum adi booster hehe

    BalasHapus
  2. @herva yulyanti:saya tdk memerah asi mba, langsung direct ke pyd saya :D

    BalasHapus

Bagaimana Pendapatmu?