Monday, April 30, 2018

Review Stroller Pockit Gen 5 CL789

Sudah lama sebenarnya ingin mereview stroller yang satu ini, setelah setahun lalu sibuk memilih stroller travel untuk si kakak Q. Sayangnya karena keburu hamil duluan dan kehamilan kedua yang lalu sungguh sangat penuh dengan drama, jadi baru sempat review sekarang. Oh iya, kali ini reviewnya bisa sekalian dipakai sama si adek B.

Setahun lalu tepatnya, stroller ini dibeli di Tokopedia dengan harga Rp. 1.900.000,- di luar ongkos kirim ke Makassar sekitar 200rban kalau gak salah ingat, sih. Alasan memilih stroller ini karena ukuran ketika dilipat sangat efisien untuk dibawa kemana-mana. Stroller ini juga dilengkapi dengan backpack yang kayaknya lumayan nyaman ketika digantung dipunggung. Warnanya juga oke punya, btw

Kakak Q setahun lalu
Kata si penjual, stroller ini bisa muat sampai 25kg. Oh iya, sampai saat ini kakak Q masih bisa naik di stroller ini loh, bb kakak Q saat ini adalah 17,6kg dan saat didorong menggunakan stroller ini, rasanya masih nyaman.
Adek B naik pockit tanpa bantalan stroller
Setelah adek B lahir, saat usia satu setengah bulan, mamy sangat ingin main ke mol. Akhirnya saat suami datang berkunjung ke Makassar, berangkatlah kami berempat ke mall panakukkang. Waktu itu, alas stroller buat adek B belum terbeli, soalnya baru pertama kali mau cobakan stroller ini ke adek B. Ternyata si bujang tidurnya nyenyak juga di atas stroller ini. Sandaran kami turunkan agar adek B bisa menggunakan stroller ini. Trus saya tutupi tubuh ade B dengan geos yang sengaja dibawa kalau-kalau si ade B merasa gak nyaman dengan strollernya, ternyata selain jadi gendongan, geos juga bermanfaat jadi selimut bayi. 
Jalan kaki ke taman kota

Ade B naik pockit dengan bantalan stroller
Setiba di Kendari, kami membawa kakak Q dan ade B ke taman kota dengan kakak Q naik sepeda, adek didorong dengan stroller, kali ini strollernya sudah dilengkapi dengan alas stroller yang ada bantalan kepalanya, jadi si ade B tidurannya bisa lebih nyenyak meski medannya jalanan aspal, keramik dan tanah berumput.

Satu hal kekurangan stroller ini, meski bisa sandaran, stroller ini tidak memiliki tempat kaki saat anak tertidur. Untuk bayi yang panjangnya kayak baby B yang sudah 58cm, kakinya bergantung mulai pergelangan kaki. Untuk anak seperti kakak Q, kakinya ya tertekuk ke bawah. Meski ada pijakan kaki dibawah saat anak duduk, tapi menurutku kurang nyaman saat anak tertidur, terlebih jika usia balita. Mungkin karena namanya stroller travel kali ya, makannya sengaja di design kayak gitu.

Tapi disamping kekurangannya itu, saya suka kok dengan stroller ini. Bisa digunakan dari bayi sampai berat badan 25kg, bisa dipakai di mol atau city tour. Buat yang mendorong juga nyaman dipakai, mengendalikan roda juga bagus. Bisa dipakai di kota sendiri atau mau dibawa travelling juga oke, tidak mengambil banyak tempat. Nah, bagaimana mams, tertarik untuk membeli? Jika ingin coba, mungkin bisa rental dulu kali ya.

mamsqi.com
Instagram: mamqifaya

0 comments:

Post a Comment

Bagaimana Pendapatmu?