Saturday, January 20, 2018

Kehamilan 8 Bulan, Sakit Gigi Atau Gusi?

Saat ini, usia kandungan saya memasuki 32 minggu. Beberapa hari yang lalu memang sempat saya mendapatkan potongan gigi yang keropos. Oh iya, gigi yang keropos itu adalah gigi yang sudah pernah dirawat dan ditambal dua kali loh ya. Namun karena rasanya tidak sakit sama sekali, saya tidak terlalu ambil pusing, toh masih bisa mengunyah menggunakan gigi geraham di sisi satunya lagi. Namun, sayangnya dua hari kemudian gigi geraham saya di sisi satunya tiba-tiba menjadi sakit. Tidak tahan dengan sakitnya, saya memutuskan untuk mengunjungi dokter gigi langganan saya di Kendari. 

Berbekal uang cash 500rb rupiah, air mineral ukuran 600ml dan kondisi yang sangat drop karena menahan sakitnya gigi, saya berangkat menuju dokter gigi bersama suami dan anak saya. Meski nomor antrian saya agak belakang, namun karena datang diawal saat belum ada pasien lain, akhirnya saya dipersilahkan masuk oleh perawat giginya.

"Dok, gigi saya sakit, saya dalam kondisi hamil 8 bulan!", begitulah kira-kira ucapan pertama saya sebelum duduk di kursi depan meja dokter. Yaelah saking sakitnya ini buibu, belum dipersilahkan duduk saya sudah mengeluh duluan sama di bu dokternya. 

Setelah dipersilahkan duduk, si dokter tanya baik-baik kondisi saya dan akhirnya saya dipersilahkan duduk di kursi stress ala dokter gigi. Yah, saya menyebutnya kursi stress, karena setiap duduk disana saya pasti jadi stress :D

Seperti biasa, si dokter sebelum memulai dengan gigi yang saya keluhkan, beliau terlebih dahulu memeriksa kondisi gigi lainnya. Aman, aman, aman dst... begitulah ucap beliau melihat gigi lain saya. Trus beliau tanya, "yang sakit yang paling belakang ya?", tapi beliau tanyanya sambil membuka lebar mulut saya. Alhasil saya hanya kasih kode bahwa yang sakit yang kedua dari belakang. 

Gigi saya diketuk-ketuk, pas diketuk yang kedua dari belakang, rasanya ngilu-ngilu sakit gimana yaaa... Saya ditanya apakah giginya sakit pas minum es? Saya jawab tidak sama sekali. Lalu gigi saya dibersihkan pake benang gigi dan akhirnya selesai.

Dokter bilangnya sih gini, kemungkinan besar gusi saya yang infeksi. Beliau menduga bahwa saya habis pakai tusuk gigi dan emmm memang benar sih kemarin itu saya abis tusuk gigi karena ada makanan yang tersangkut. Lalu saya tanya apakah ada lubang disana? Beliau menjawab belum bisa dipastikan, harus dilakukan rontgen, sementara saya dalam kondisi hamil dan tidak bisa di rontgen. Jadi yaaahhh.. saya hanya dikasih obat dan diminta datang beberapa hari lagi untuk melakukan penambalan gigi yang sisi satunya. 

Paracetamol
Saya dikasih paracetamol sama dokter, katanya ini obat pereda nyeri yang paling aman untuk ibu hamil. 

Staforin
Saya juga dikasih obat ini sebagai antibiotik yang paling aman untuk ibu hamil.

Selain kedua obat di atas yang harga keseluruhannya 75rb rupiah, saya juga disarankan menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi saya. Soalnya kata dokter, gigi saya itu ada sela-selanya yang sangat mudah ditinggali oleh sisa makanan dan akhirnya menjadi penyebab gigi berlubang. Adapun benang gigi yang direkomendasikan oleh dokter saya adalah benang gigi yang floss ya, bukan yang dari benang sungguhan :D
Benang gigi floss Oral-B

Harganya cukup terjangkau menurut saya, hanya 50rb rupiah sudah dapat puluhan meter.

Nah, apakah mams juga punya pengalaman sakit gigi/gusi selama kehamilan? yuk, share juga!

0 comments:

Post a Comment

Bagaimana Pendapatmu?