Rabu, 19 Juli 2017

Kenapa Ibu Hamil Selalu Didahulukan Pada Fasilitas Umum?

Foto: hamilplus.com
Butuh waktu beberapa hari untuk menulis lagi sejak postingan terakhirku. Alasannya ya karena saya butuh waktu memperbaiki mood untuk kembali menulis di blog ini. Oh iya, sebenarnya saya ingin membahas kasus yang lagi marak yaitu pembullyan anak, namun karena kondisi tubuh saya yang tidak begitu normal, saya jadi enggan mengangkat topik yang agak berat. 

Perasaan ini sebenarnya berlaku umum bagi para ibu hamil di luar sana. Setiap wanita yang pernah merasakan hamil, pasti pernah merasakan hal yang sama. Tidak perlu diragukan lagi. Saya menulis di postingan ini tujuannya bukan untuk membandingkan dengan para bumil lainnya, tapi diperuntukkan bagi pria-pria yang meski sudah memiliki anak selusin, mereka tidak akan pernah mengerti rasanya hamil. 

Saya tidak mengeluh dengan kehamilanku, tidak sama sekali karena hamil merupakan rejeki dan sudah kodratku sebagai wanita untuk hamil. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa begini loh rasanya, jadi apa masih tega wahai kaum adam? Saya hanya ingin menyampaikan bagi para anak di luar sana, bahwa begini loh rasanya... apa masih mau durhaka sama orang tua? Begini loh rasanya, apa masih mau cemburu dengan bumil yang diprioritaskan?

Well, kehamilan saya baru terbilang usia 1 bulan (saya belum checkup ke dokter jadi belum tau pasti usianya), namun saya sudah merasakan perubahan drastis pada tubuh saya. Sebelum membahas kenapa bumil selalu didahulukan, cek apa saja yang berubah ya pada tubuh kami para ibu hamil.

Badan Meriang

Sebelum tau bahwa saya sedang mengandung, badan saya sudah menunjukkan tanda-tanda perubahan secara alami, diawali dengan tubuh yang meriang. Meski tidak mengerjakan apapun, sepanjang hari dan malam rasanya lemas serta sekujur tubuh terasa sakit. Rasanya kayak abis digebukin sama banyak orang, padahal jatuh saja gak pernah. Sering saya tiba-tiba merasa kedinginan pada AC kamar hanya 27 derajat celcius. Fiuh... rasanya benar-benar gak normal.

Kepala Sakit

Selain badan terasa meriang, kepala saya juga terasa sakit hingga berhari-hari lamanya. Terkadang sakitnya hanya di sebelah kiri, lalu pindah ke bagian tengah, kemudian pindah lagi ke bagian kanan. Begitu seterusnya hingga berhari-hari. Saya tidak meminum obat karena khawatir dengan kondisi janin saya. Meski kepala rasanya sakit hingga bola mata terasa ingin loncat keluar dari rongganya, hanya bisa elus-elus perut deh.

Insomnia

Tidak dapat dipungkiri sebagian bumil merasakan insomnia, yaitu keadaan dimana bumil susah tidur di malam hari. Saya pribadi mengalami insomnia dan sering baru bisa tidur ketika selesai sholat subuh. Saya juga bingung kenapa, padahal meski tidak tidur siang, insomnia tetap menyerang. Jika manusia normal insomnianya bisa dipake main game, nonron drakor atau kerjain tugas, nah ibu hamil hanya akan berbaring diranjang sambil menahan rasa sakitnya tubuh dan kepala.

Payudara Terasa Sakit

Mungkin karena hormon kehamilan mulai muncul, mempersiapkan payudara untuk terisi dengan ASI, karena itu payudara setiap hari semakin membesar dan dalam prosesnya itu jelas akan terasa sakit-sakit nyeri, bahkan pake bra saja sakit loh.

Mulut Terasa Pahit

Selama hamil muda ini, mulut saya terasa sangat pahit. Rasanya mirip pas lagi sakit tipes dan dirawat di rumah sakit. Bahkan minum air putih saja gak enak! Duh, pahitnya bukan karena tidak sikat gigi ya, tapi meski sudah sikat gigi dengan bersih pake pasta gigi, pahitnya tetap ada!

Sesak Nafas

Meski kehamilan masih muda, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak bumil yang merasakan efek ini diawal kehamilan, semakin besar usia kandungan maka bernafas akan semakin sulit.

Mual

Sebagian besar ibu hamil di trisemester pertama memang merasakan mual, begitu juga saya. Tapi bedanya saya tidak sampai ke level muntah. Tapi meski tidak muntah, rasa mual menimbulkan sakitnya dada dan bagian perut atas loh. 

Pusing Secara Tiba-Tiba

Ibu yang sedang hamil di trisemester pertama, biasanya memang sering merasa pusing tiba-tiba. Sementara duduk, kadang pusing rasa mau jatuh. Sementara berbaring pun sering merasa pusing dan tiba-tiba penglihatan jadi berputar-putar.

Nah, sudah ada gambaran bagaimana kondisi ibu yang sedang hamil? Semakin besar usia kandungan maka masalahnya sering menjadi semakin kompleks. Itulah sebabnya, neng! Di atas kereta atau angkutan umum lainnya, ibu hamil diprioritaskan untuk mendapatkan kursi ketimbang mereka yang tidak hamil. Itulah sebabnya di tempat umum lainnya ibu hamil selalu didahulukan meski kamu sudah antri lama disitu, namun jika bumil datang maka kamu disuruh minggir dulu, kasih bumil duluan. Soalnya kami para bumil merasakan proses pembentukan manusia yang tidak main-main, butuh perjuangan yang lebih ketika kami jalan, tidur, bahkan bernafas.

Masih mau jahat sama bumil? masih mau dengan tega merusak udara yang dihirup bumil dengan bebas merokok sesuka hati? Masih tega mempersulit urusan bumil? Jika masih tega, saya doakan saja semoga keluarga tercinta Anda tidak perlu merasakan hamil sehingga Anda tidak perlu menyakiti mereka seperti kalian menyakiti kami.

1 komentar:

  1. Makasih sdh mewakili mbaakk,
    Btw sehat selalu yak sampek lahiran nanti amiiiinnn

    BalasHapus

Bagaimana Pendapatmu?