Rabu, 24 Mei 2017

Menjadi Inspirasi, Ibu Rumah Tangga Juga Bisa

Foto: kiriman guru
Siang tadi, saya mendapatkan pesan melalui facebook dari gurunda digital marketing saya. Beliau memohon izin padaku agar profil saya bisa ditampilkan dalam slide presentasi beliau berkaitan dengan digital marketing. Saya dikirimi gambar ini oleh beliau. Sebelumnya saya juga pernah diajak jadi narasumber penjual di shopee yang setidaknya bisa menjadi inspirasi bagi para newbie. Sebenarnya saya pun masih newbie sih dalam dunia digital marketing. 

Singkat cerita, setelah mendapatkan kabar ini, tentu saya begitu tersanjung. Bukan apanya ya, sebenarnya ini belum bisa disebut prestasi, masih banyak kawan seprofesi yang memiliki level jauh di atas saya dan belum terekspose. Namun melihat chattingan dari gurunda bahwa saya dijadikan bahan inspirasi bagi adik-adik mahasiswa, saya jadi agak ehem gimana gitu, bahagia. 

Padahal, saya ini hanya ibu rumah tangga yang kerjaannya hanya dasteran loh di rumah. Bahkan pernah saya disindir oleh teman kuliah saya di Magister Manajemen mengenai status saya sebagai ibu rumah tangga yang "katanya" hanya duduk manja di rumah menerima duit dari suami ☺ Secara ya, kawan-kawan sekelas pada bekerja dan beberapa memang memiliki jabatan di kantornya. Mereka menyindir saya mungkin karena kok repot-repot melanjutkan S2 sementara "hanya" ibu rumah tangga. Sungguh pemikiran primitif ya.

Waktu itu, posisi saya sudah memiliki usaha sebenarnya. Saya menjual produk beauty water dari Kangen Water dan memproduksinya sendiri, hingga saat ini bahkan usaha itu masih berjalan namun sekarang lebih fokus mencari reseller daripada menjual secara retail. Kala itu, saya bisa mendapatkan uang dari hasil penjualan sebesar 8-9jt per bulan. Lelah? ya banget lah.. soalnya semua dilakukan sendiri, pesan botol spray sendiri, jualan sendiri, take order sendiri dan melakukan pengiriman juga sendiri. 

Beberapa waktu kemudian saya mencoba move on dari kondisi yang mengekang saya itu, Saya belajar cara dropship dan alhamdulillah hasilnya bisa seperti itu, oh iya itu hanya hasil dari 1 toko ya. Sebenarnya saya ada 3 toko dropship yang saya kelola seorang diri tanpa adanya admin yang membantu, tapi alhamdulillah masih tetap bisa jalan-jalan, masih tetap bisa urusin suami dan anak, dan masih tetap bisa masak.

Semuanya karena Allah, saya bisa begini. Padahal ya, dulu, dulu banget saya pernah merasakan pedihnya hidup karena kondisi finansial yang lagi terpuruk. Mengetahui hal bahwa saya dijadikan bahan inspirasi bagi orang lain, saya sungguh tersentuh, terharu, mengingat perjuangan 4 tahun terakhir sebagai ibu rumah tangga yang memulai semuanya dari mines.

Terakhir, saya berharap sih semua ibu rumah tangga di Indonesia agar tidak patah semangat meski banyak pihak yang menjadi polusi hidup, Langkah apapun yang kau ambil dalam perjalananmu, asal suami ridho dan Allah juga ridho, maka lanjutkan. Tak perlu risau dengan sindiran orang lain yang mengatakan kamu "hanya ibu rumah tangga".

0 komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Pendapatmu?