Penanganan Batuk Pilek Pada Balita

Dua hari sebelum berangkat ke Makassar, anak saya terkena batuk pilek, sedihnya. Saat itu adalah hari Sabtu, sebenarnya setiap dia sakit saya selalu membawanya periksa ke dokter spesialis anak (dsa), soalnya seperti ibu lainnya, tentunya saya sangat khawatir ketika anak saya sakit. Terlebih kala itu, suami saya sedang berada di seberang pulau dan praktis tinggal saya berdua dengan Qifaya di rumah, menambah level kecamasan saya akan sakit batuk pilek yang diderita oleh Qifaya. 

Sempat saya mengunjungi dsa langganan Qifaya, tetapi ternyata di dsa sedang libur praktek dan hanya buka di hari kerja senin-jumat. Maklumlah, saya tidak ingat persis lagi jam operasionalnya karena Alhamdulillah anak saya sangat jarang jatuh sakit. Untuk pertolongan pertama pada batuk pilek Qifaya, saya memberikannya OBH sirup anak, soalnya dia gak demam sama sekali, melainkan hanya batuk berlendir disertai dengan pilek yang ditandai dengan bersin serta hidung mampet. Obat ini sangat mudah di dapatkan di apotik sekitar dan harga hanya 15 ribu rupiah.

Foto: google
Berhubung hidung Qifaya mampet, saya menidurkannya dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh, saya menyusun dua bantal empuk hingga anak saya tidur dengan posisi kira-kira 45 derajat. Hal ini saya lakukan agar lendir di dalam hidung tidak menyumbat saluran pernafasan sehingga mengganggu tidurnya. Anak yang terkena batuk pilek sebenarnua butuh istirahat yang cukup, jika hidung mampet bukannya istirahat, anak pasti akan gelisah dan susah tidur.

Untuk suhu ruang, saya pertahankan di 28 derajat celcius dan mengenakan pakaian singlet dan celana dalam saat tidur agar tubuhnya juga tidak kepanasan. Saya menghindari selimut karena anak saya emang gak suka pake selimut ya. Saya juga mengoleskan vicks vaporub di bagian leher, dada dan belakang. Saya juga sedikit mengurut dengan vicks vaporub di bagian belakang mata kaki, telapak kaki, betis, dan belakang. Harganya hanya 10rb rupiah yang berukuran paling kecil.
Foto: google

Karena banyaknya lendir di tenggorokannya sampai terkadang muntah, saya menghentikan konsumsi yang dingin serta memberikan asupan makanan dan susu yang cukup dan bergizi. Syukur banget karena anak saya masih doyan minum susu dan makan meski kondisinya bisa dibilang drop.

Alhamdulillah, di hari Senin, kami berangkat, batuknya sudah tidak begitu parah. Di hari Selasa, saya bercakap dengan sahabat saya sejak smp yang kebetulam sekarang berprofesi sebagai dokter umum. Dia mengatakan bahwa saya perlu menambah imunos syrup untuk menambah sistem imun anak saya agar lekas sembuh. Jadilah saya ke apotik untuk membelinya. Waktu itu saya membelinya di apotik guardian yang ada di Mall Panakukkang Makassar, seharga 80rb rupiah. Saya lalu memberikan imunos syrup pada Qifaya, sesuai anjuran kawan saya 1x sehari dan masih boleh melanjutkan OBH combi anak yang telah diminum sejak Sabtu kemarin.

Foto: google

Hari Jumat ini, pagi tadi saya memberikan OBH combi anak untuk terakhir kalinya, malamnya baru imunos syrup. Alhamdulillah batuk anak saya sudah hilang, lendirnya saya perhatikan tinggal dikit. Kalau soal keaktifan sih, alhamdulillah meski sedang sakit, tak ada bedanya dengan kondisi sehat, doi aktif terus. Semoga besok sudah sepenuhnya sembuh ya... 
ILYAS AFSOH mengatakan... Balas

kami pakai anatuk herbal
:D

Posting Komentar

Bagaimana Pendapatmu?

My Instagram

Copyright © Mamsqi. Blogger Templates Designed by OddThemes