Rabu, 09 Agustus 2017

Kehamilan Trisemester I: Keluar Darah Saat Hamil Muda

Kamis lalu, tepatnya tanggal 27 Juli 2017, saya terbangun di subuh hari dan langsung masuk ke kamar kecil. Saya menemukan bercak darah pada celana dalam, kira-kira sebesar uang koin 1rb rupiah. Tapi saya mengabaikannya. Lalu keesokan harinya, saya kembali menemukan darah pada pakaian saya, kali ini darahnya masih basah dan kuantitasnya lebih banyak dari hari sebelumnya. Saat itu, saya mulai panik dan mulai berpikir yang tidak-tidak.

Saya berkonsultasi pada seorang kawan yang kebetulan berprofesi sebagai dokter, dia menyarankanku untuk segera periksa ke spesialis kandungan. Jadi, malamnya saya langsung berangkat ke dokter praktek dan memeriksakan kondisiku. Setelah melakukan USG, posisi janinku baik-baik saja, ditambah suara denyut jantungnya yang normal, membuat dokter hanya menyimpulkan bahwa kandunganku lemah dan hanya meresepkan obat penguat kandungan saja dan menyarankanku untuk tidak berhubungan suami istri dan wajib bedrest  selama 3 hari berturut-turut.

Obat penguat kandungan
Namun, beberapa hari kemudian, darah masih terus keluar, hanya berupa bercak memang, namun sangat mengkhawatirkan. Padahal saya sudah melakukan semua yang disarankan dokter. Akhirnya karena begitu khawatir, saya memutuskan untuk kembali memeriksakan kandunganku. Saat dokter melakukan USG, dokter melihat bahwa kondisi janin dan rahimku baik-baik saja. Lantas menanyaiku perihal keputihan. Saya yang merasa tak pernah keluar keputihan sedikitpun di pakaian dalam langsung mengatakan bahwa saya tidak keputihan. Lantas dokter memintaku untuk duduk di kursi (yang mana kedua kaki diangkat agar dokter bisa membuka dan melihat jelas jalan lahir). Ternyata oh ternyata, penyebab pendarahan itu adalah keputihan yang sudah infeksi. Jadi darah yang muncul keluar dari liang vagina yang dipenuhi dengan keputihan. Menurut dokter, keputihan pada masa awal kehamilan tidak berbahaya, namun jika dibiarkan bisa berpengaruh juga pada janin.

Obat keputihan
finally,  dokter meresepkan obat keputihan yang langsung dimasukkan ke vagina. Ketika keluar dari dokter, kalimat pertama yang saya ucapkan pada suami adalah, "akhirnya nyawaku kembali!". Ya, memang benar, rasanya lega sekali. Sebelumnya tubuh ini bagaikan mayat hidup yang berjalan karena khawatir kehilangan janin. Begitu dapat kabar bahwa yang bermasalah bukan janinya, masya Allah rasanya langsung kembali hidup.

Jadi, mams... jika ada pendarahan yang keluar saat hamil muda, ada baiknya segera diperiksa ke dokter agar perasaan jadi tenang dan jika bisa kita menghentikan penyebab pendarahan itu. Selamat hamil ya.... sehat-sehat terus sampai lahiran!

Senin, 24 Juli 2017

Guruku, Bukanlah Seorang Guru

Foto: webtoons pak guru inyong
Kemarin saya membaca sebuah berita yang isinya tentang seorang guru yang melempar muridnya dengan kursi plastik karena si murid tidak mau membersihkan ruang kelas yang sudah menjadi tanggung jawab hariannya. Akibatnya, kepala si anak harus menderita bocor dan dijahit dengan beberapa jahitan. Sumber berita bisa dibaca disini ya.

Sebelumnya saya pernah membaca berita tentang seorang guru yang menelanjangi siswa karena tidak mengerjakan PR, sumber. Lalu, ada lagi berita tentang guru yang menampar muridnya dengan sadisnya, sumber. Kemudian berita lainnya menulis tentang seorang guru yang memukul anak hingga wajah si anak lebam dan gigi nyaris copot, sumber. Serta masih banyak kasus dimana guru menghukum muridnya secara tidak wajar.

Menurut saya, guru adalah profesi yang bersentuhan langsung dengan hidup manusia. Sama halnya dengan profesi dokter. Bayangkan jika seorang dokter salah mendiagnosa penyakit pasiennya, maka yang terjadi adalah kehidupan pasien yang dipertaruhkan. Seorang guru yang salah mendidik murid-muridnya, dengan memberikan hukuman yang tidak sewajarnya, maka akan menimbulkan efek trauma di hati dan pikiran si murid yang kemudian akan mempertaruhkan kehidupan si anak ke depannya. Dokter dan guru adalah profesi yang sangat dekat bahkan sangat bisa mempengaruhi kehidupan manusia.

Tapi, saya tidak sedang membahas profesi dokter. Saya sedang membahas profesi guru. Kejadian yang memedihkan hati tentang hukuman tidak wajar seorang guru pada muridnya membuat saya bertanya-tanya. Apakah zaman sekarang seorang guru tidak lagi mendedikasikan hatinya untuk pendidikan? Apakah mereka yang berkuliah hingga mendapat gelar S.Pd hanya dengan tujuan mendapatkan gaji dari pemerintah atau lembaga lainnya? Sehingga lupa bahwa yang dihadapinya adalah seorang manusia yang ingin belajar menghadapi dunia.

Pasti akan banyak pembelaan di luar sana bahwa guru juga seorang manusia yang memiliki masalah di luar sehingga memungkinkan dia khilaf dengan pekerjaanya. Bayangkan jika seorang dokter yang berdalih seperti itu. "Saya sedang stress mengingat istri/suami saya, jadi maaf saya salah potong. Harusnya mengangkat usus buntu malah saya mengangkat rahim. Maaf saya khilaf". Masalah gak? Jelas masalah!

Bagaimana jika seorang guru yang melakukan kekhilafan? "Maaf saya khilaf melempar kursi ke kepala anak Anda sehingga membuat kepalanya jadi bocor". Kira-kira orang tua mana yang mau menerima? Kira-kira anak mana yang tidak trauma jika diperlakukan seperti itu? Kira-kira apa yang akan terjadi di masa depan si anak ketika mereka terus-menerus diberikan hukuman sadis oleh gurunya di sekolah, sementara mereka bersekolah untuk belajar, bukan untuk dihukum. dengan sadis.

Guruku bukanlah seorang guru. Ya, memang benar. Pada kenyataannya banyak para pendidik kita di sekolah yang sebenarnya belum pantas bekerja menjadi seorang guru. Mereka berilmu namun tak berakhlak mulia. Sementara berilmu tidak cukup menjadikan seseorang mampu mendidik seorang manusia, apalagi harus dihadapkan dengan puluhan siswa di kelas. Mungkin itulah sebabnya semakin kesini, semakin banyak orang tua yang sadar bahwa lebih baik mendidik sendiri anaknya di rumah (dengan homeschooling) daripada harus menitipkan anak di sekolah.

Harapan saya, setiap orang yang ingin mendaftarkan diri menjadi seorang guru, harusnya dibekali dengan tes psikologi yang dilakukan langsung oleh psikiater yang ahli di bidangnya. Jika ada kecenderungan negatif, maka selayaknya ditolak. Karena di tangan seorang guru lah para orang tua menitipkan calon penerus bangsa. Apa jadinya jika calon penerus bangsa dititipkan pada seorang psikopat? Terlebih saat ini banyak sekolah yang menerapkan jam yang lebih lama dari biasanya, yang otomatis mau atau tidak mau, si anak akan menghabiskan lebih banyak waktu bersama gurunya.

Wallahu'alam.

Jumat, 21 Juli 2017

Kehamilan Trisemester I : Supplemen Untuk Ibu Hamil

Hasil USG 6 minggu
Semalam saya mengunjungi dokter spesialis kandungan untuk memeriksakan kondisi kehamilan saya. Untuk pertama kalinya pada kehamilan kedua ini, saya dapat kepastian hamil dari dokter. Usia kandungan juga jadi lebih jelas. Sebelum berangkat, saya mengingat untuk membawa supplemen minyak ikan andalan saya dan keluarga untuk ditunjukkan kepada dokter apakah layak saya konsumsi selama hamil. Setelah melihatnya, dokter mempersilahkan untuk melanjutkan suplemen tersebut serta menambahkan beberapa suplemen lain. Nah, apa saja suplemennya?

Suplemen

Marine Omega

Marine omega merupakan produk dari pharmanex nuskin, mengandung omega 3 dengan krill oil. Suplemen ini kaya akan EPA dan DHA yang dibutuhkan janin dalam perkembangan otaknya. Suplemen ini juga berfungsi untuk mengurangi mual ibu hamil. Sebelum menkonsumsi ini, saya sering merasa mual, namun setelah menkonsumsinya alhamdulillah rasa mual itu tidak muncul lagi. Dosis yang disarankan untuk ibu hamil trisemester pertama adalah 1 softgel per hari. Harga yang ditawarkan adalah 582rb rupiah isi 120 softgel.


Hi-Bone

Hi-bone merupakan produk lokal yang diproduksi oleh PT Otto Pharmaceutical Industries. Suplemen ini berguna untuk menambah kalsium. Pada trisemester pertama, janin sangat membutuhkan asupan kalsium yang cukup untuk membantu pertumbuhan tulangnya. Dosis yang disarankan adalah 1 kaplet per hari. Harga 195rb rupiah isi 30 kaplet. Harga bisa berbeda tergantung apotik yang bersangkutan ya.

Folavit

Folavit merupakan suplemen asam folat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Asam folat dibutuhkan guna menghindari cacat pada janin kelak. Oleh sebab itu, ibu hamil atau yang berencana akan hamil, disarankan menkonsumsi asam folat. Dosis yang dianjurkan adalah 2 tablet per hari. Sebenarnya asam folat bisa didapatkan dari menkonsumsi susu ibu hamil, namun karena saya kurang suka dengan rasa susu hamil, jadi saya lebih memilih menkonsumsi suplemennya saja. Harga folavit terbilang cukup murah yaitu 10rban saja per stripnya.

Nah, sekian suplemen yang dibutuhkan oleh ibu hamil trisemester pertama. Semoga membantu dan sehat selalu ya bumil...

Rabu, 19 Juli 2017

Kenapa Ibu Hamil Selalu Didahulukan Pada Fasilitas Umum?

Foto: hamilplus.com
Butuh waktu beberapa hari untuk menulis lagi sejak postingan terakhirku. Alasannya ya karena saya butuh waktu memperbaiki mood untuk kembali menulis di blog ini. Oh iya, sebenarnya saya ingin membahas kasus yang lagi marak yaitu pembullyan anak, namun karena kondisi tubuh saya yang tidak begitu normal, saya jadi enggan mengangkat topik yang agak berat. 

Perasaan ini sebenarnya berlaku umum bagi para ibu hamil di luar sana. Setiap wanita yang pernah merasakan hamil, pasti pernah merasakan hal yang sama. Tidak perlu diragukan lagi. Saya menulis di postingan ini tujuannya bukan untuk membandingkan dengan para bumil lainnya, tapi diperuntukkan bagi pria-pria yang meski sudah memiliki anak selusin, mereka tidak akan pernah mengerti rasanya hamil. 

Saya tidak mengeluh dengan kehamilanku, tidak sama sekali karena hamil merupakan rejeki dan sudah kodratku sebagai wanita untuk hamil. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa begini loh rasanya, jadi apa masih tega wahai kaum adam? Saya hanya ingin menyampaikan bagi para anak di luar sana, bahwa begini loh rasanya... apa masih mau durhaka sama orang tua? Begini loh rasanya, apa masih mau cemburu dengan bumil yang diprioritaskan?

Well, kehamilan saya baru terbilang usia 1 bulan (saya belum checkup ke dokter jadi belum tau pasti usianya), namun saya sudah merasakan perubahan drastis pada tubuh saya. Sebelum membahas kenapa bumil selalu didahulukan, cek apa saja yang berubah ya pada tubuh kami para ibu hamil.

Badan Meriang

Sebelum tau bahwa saya sedang mengandung, badan saya sudah menunjukkan tanda-tanda perubahan secara alami, diawali dengan tubuh yang meriang. Meski tidak mengerjakan apapun, sepanjang hari dan malam rasanya lemas serta sekujur tubuh terasa sakit. Rasanya kayak abis digebukin sama banyak orang, padahal jatuh saja gak pernah. Sering saya tiba-tiba merasa kedinginan pada AC kamar hanya 27 derajat celcius. Fiuh... rasanya benar-benar gak normal.

Kepala Sakit

Selain badan terasa meriang, kepala saya juga terasa sakit hingga berhari-hari lamanya. Terkadang sakitnya hanya di sebelah kiri, lalu pindah ke bagian tengah, kemudian pindah lagi ke bagian kanan. Begitu seterusnya hingga berhari-hari. Saya tidak meminum obat karena khawatir dengan kondisi janin saya. Meski kepala rasanya sakit hingga bola mata terasa ingin loncat keluar dari rongganya, hanya bisa elus-elus perut deh.

Insomnia

Tidak dapat dipungkiri sebagian bumil merasakan insomnia, yaitu keadaan dimana bumil susah tidur di malam hari. Saya pribadi mengalami insomnia dan sering baru bisa tidur ketika selesai sholat subuh. Saya juga bingung kenapa, padahal meski tidak tidur siang, insomnia tetap menyerang. Jika manusia normal insomnianya bisa dipake main game, nonron drakor atau kerjain tugas, nah ibu hamil hanya akan berbaring diranjang sambil menahan rasa sakitnya tubuh dan kepala.

Payudara Terasa Sakit

Mungkin karena hormon kehamilan mulai muncul, mempersiapkan payudara untuk terisi dengan ASI, karena itu payudara setiap hari semakin membesar dan dalam prosesnya itu jelas akan terasa sakit-sakit nyeri, bahkan pake bra saja sakit loh.

Mulut Terasa Pahit

Selama hamil muda ini, mulut saya terasa sangat pahit. Rasanya mirip pas lagi sakit tipes dan dirawat di rumah sakit. Bahkan minum air putih saja gak enak! Duh, pahitnya bukan karena tidak sikat gigi ya, tapi meski sudah sikat gigi dengan bersih pake pasta gigi, pahitnya tetap ada!

Sesak Nafas

Meski kehamilan masih muda, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak bumil yang merasakan efek ini diawal kehamilan, semakin besar usia kandungan maka bernafas akan semakin sulit.

Mual

Sebagian besar ibu hamil di trisemester pertama memang merasakan mual, begitu juga saya. Tapi bedanya saya tidak sampai ke level muntah. Tapi meski tidak muntah, rasa mual menimbulkan sakitnya dada dan bagian perut atas loh. 

Pusing Secara Tiba-Tiba

Ibu yang sedang hamil di trisemester pertama, biasanya memang sering merasa pusing tiba-tiba. Sementara duduk, kadang pusing rasa mau jatuh. Sementara berbaring pun sering merasa pusing dan tiba-tiba penglihatan jadi berputar-putar.

Nah, sudah ada gambaran bagaimana kondisi ibu yang sedang hamil? Semakin besar usia kandungan maka masalahnya sering menjadi semakin kompleks. Itulah sebabnya, neng! Di atas kereta atau angkutan umum lainnya, ibu hamil diprioritaskan untuk mendapatkan kursi ketimbang mereka yang tidak hamil. Itulah sebabnya di tempat umum lainnya ibu hamil selalu didahulukan meski kamu sudah antri lama disitu, namun jika bumil datang maka kamu disuruh minggir dulu, kasih bumil duluan. Soalnya kami para bumil merasakan proses pembentukan manusia yang tidak main-main, butuh perjuangan yang lebih ketika kami jalan, tidur, bahkan bernafas.

Masih mau jahat sama bumil? masih mau dengan tega merusak udara yang dihirup bumil dengan bebas merokok sesuka hati? Masih tega mempersulit urusan bumil? Jika masih tega, saya doakan saja semoga keluarga tercinta Anda tidak perlu merasakan hamil sehingga Anda tidak perlu menyakiti mereka seperti kalian menyakiti kami.

Jumat, 14 Juli 2017

Dua Garis Merah Muda

Hari ini tepat menjadi hari ke-9 saya terlambat haid. Sejauh ingatan, saya termasuk tipe orang yang selalu haid tepat pada waktunya. Jika terlambat pun, maka paling lama terlambat 2 hari dari biasanya. Sebenarnya kehamilan ini memang sudah direncanakan sejak beberapa bulan lalu, tapi baru terealisasikan beberapa minggu yang lalu.

Sebelumnya, empat hari yang lalu, saya juga melakukan tes kehamilan menggunakan tes pack, namun sayang hasilnya negatif, apa mungkin karena saya menggunakan air seni di siang hari ya. Pagi tadi saya mencoba untuk mengetes kehamilan lagi. Sebelumnya, saya baca dulu dengan teliti cara penggunaan alat tes ini. 
  1. Meski menggunakan tes pack yang mengklaim bisa digunakan kapan saja, ada baiknya menggunakannya di pagi hari.
  2. Celupkan dibawah batas max selama kurang lebih 15-20 detik, lalu angkat dan simpan di bidang datar.
  3. Tunggu hasilnya 1-3 menit kemudian. Jika muncul 1 garis, hasilnya negatif, jika 2 garis meski salah satunya samar, hasilnya positif.
Yak, setelah menunggu kurang lebih 1 menit, garis yang muncul pertama adalah garis bagian atas, kemudian lama kelamaan muncul 1 lagi garis samar pada bagian bawah. Nah, garis pada bagian bawah inilah yang menunjukkan hasil tes kehamilan.

Yay, alhamdulillah saya hamil lagi! Semoga saya selalu dikuatkan, semoga anak yang saya kandung kelak bisa menjadi manusia yang berguna bagi orang lain, serta mencintai Allah lebih dari rasa cintanya pada apapun di dunia ini.

Hasil Positif Tes Pack

Review Produk: The Body Shop Tea Tree Oil Toner

Sejak gadis saya memiliki masalah pada kulit wajah, yaitu jerawat. Kira-kira saya terserang penyakit kulit ini sejak kelas 1 SMP! Entah apakah faktor keturunan atau, kata orang-orang (merasa) tua, karena faktor mau 'nikah'. Tapi masa sih usia 12 saya sudah kepengen nikah? Hmm...

Sejak saat itu, perjalananku untuk menyembuhkan jerawat sudah sangat panjang. Fiuh... tak usahlah diceritakan, capek harus cerita tentang perjalanan selama 15 tahun. Intinya saya sudah mencoba mulai dari yang tradisional sampai yang tidak masuk di akal manusia normal. hehehe..

Sebenarnya dari dulu saya bukan tipe orang yang suka perawatan mahal karena waktu jaman sekolah saya tidak punya uang. SMP uang jajan saya hanya 3rb rupiah per hari, SMA hanya 5rb rupiah per hari dan mahasiswa hanya 300rb rupiah per bulan. Pas kerja juga, gaji saya tidak seberapa, mana kuat beli perawatan mahal. Bedak saja hanya pake bedak baby, duh!

Setelah menikah pun karena kondisi keuangan yang sangat tidak stabil ketika pengantin baru, jadi saya harus pasrah wajah saya tidak dipoles apa-apa meski hanya krim supermarket seharga 20rban! Nah, baru setelah melahirkan dan usia anak saya sudah hitungan bulan, ketika kondisi keuangan keluarga sudah membaik, barulah saya kepikiran kembali untuk perawatan. Salah satu senjata perawatan pilihanku untuk membersihkan wajah (selain sabun), saya pake toner punya the body shop seri tea tree oilnya.

tampak depan
tampak belakang

tampak harga
Kira-kira sudah 2 tahun lebih saya menggunakan produk ini, sejak masih kemasan lama hingga kemasan yang ada pada foto. Saya suka dengan produk ini, pertama pakai rasanya dingin-dingin perih seolah-seolah kuman-kuman jerawat pada mati semua. Oh, iya sebelum dipake produk ini harus di shake dulu ya, soalnya dibagian bawahnya ada semacam partikel yang mengendap dan harus tercampur rata dengan cairan di atasnya sebelum digunakan.

Untuk harga yang ditawarkan, lumayan murah 169rb rupiah untuk pemakaian 2-3 bulan. Ya, pake toner ini tidak perlu banyak-banyak, daki wajah sudah bisa luntur dengan baik. Bahkan suami saya suka sekali pake toner ini untuk membersihkan kulit punggungnya -_-"

Manfaat yang saya dapatkan dari menggunakan toner ini adalah wajah saya terasa lebih bersih, jerawat tidak begitu banyak lagi (kecuali pas mau haid). Padahal ya, saya tidak lagi menggunakan sabun seri tea tree oil. Untuk tea tree oil sendiri, saya hanya menggunakan Bb cream, obat jerawat dan tonernya saja. Mungkin lain waktu akan saya review.

Jika ditanya nilai berapa yang saya berikan untuk produk ini, jawabannya adalah 5/5. Suka! Saya sudah pernah coba toner seri vit E dan seri drop of youth, namun rasanya tidak sebaik seri tea tree bekerja di kulit wajahku. Tapi sayang, adik saya tidak begitu cocok dengan toner ini, entah karena proses detoksifikasi atau memang tidak cocok, adik saya malah bertambah jerawatnya setelah menggunakan toner ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan konsultasikan masalah kulit kamu ya dengan costumer care the body shop di setiap gerainya.

Rabu, 12 Juli 2017

Martabak Manis Bandung, Katanya Harus Coba Jika Mampir ke Bandung

Malam ini saya mengutak-atik album foto di dalam laptop, tiba-tiba ketemu foto Qifaya lagi tersenyum manis di depan mas-mas yang lagi bikin martabak manis. Saya jadi teringat pernah makan kuliner khas Bandung yang satu ini. 

Kata orang-orang sih, tidak afdol ke Bandung sebelum mencoba martabak manis ala Bandung. Jadilah waktu itu awalnya saya berniat memesan via aplikasi go-food, namun sayang sejam berlalu tak satupun abang gojek yang menerima orderanku. hiks. Akhirnya setelah berkunjung ke factory outlet, dengan bantuan google map akhirnya ketemu juga penjual martabak manis yang hits di Bandung, martabak san fransisco.

Martabak ini terletak di dalam sebuah supermarket yang terletak di jalan Setiabudi. Katanya sih, martabak san fransisco sendiri memiliki beberapa cabang di Bandung. Namun, kebetulan saat itu saya berada di dekat jalan setia budi, jadi ya saya belinya disitu saja.

Anak saya lagi senyum malu-malu minta difoto depan masnya
Kotaknya kreatif

Porsinya jumbo

Harganya sebanding dengan ukuran
Untuk satu porsi saya dikenakan harga 85rb rupiah, setelah bayar saya kaget kok jadi 90rban ya? Ternyata oh ternyata kena pajak! Untuk harga rasanya sudah sebandinglah dengan melihat besarnya porsi yang ditawarkan. Untuk segi rasa, sepertinya sama saja dengan martabak manis di Sulawesi, nothing special menurutku. Hanya 3 hal yang menjadi pembeda dengan martabak di Sulawesi. Pertama, ukurannya. Kedua, kemasannya, Ketiga namanya. Yup di Sulawesi martabak manis lebih terkenal dengan nama terangbulan.

Yak, sekian review saya tentang martabak manis Bandung aka terangbulan kalo orang Sulawesi sebutnya. Kalau ke Bandung, insya Allah saya gak mau beli lagi. heheh soalnya hampir tiap malam saya suka beli martabak dekat rumah, ada kok, rasanya juga sama saja.

Wisata Gowa, Makassar: GDP (Gowa Discovery Park)

Halo warga sekitar Makassar atau warga kota lain yang tertarik melakukan perjalanan ke Makassar. Sebenarnya di Makassar ada begitu banyak tempat wisata permandian yang bisa dikunjungi, namun Gowa Discovery Park menurutku satu-satunya tempat permandian yang juga menyajikan wisata taman burung di dalamnya. Jadi setelah puas bermain air, kita bisa melihat-lihat sambil memperkenalkan hewan unggas kepada anak kita. Sebenarnya saya sudah lama mengunjungi tempat wisata ini, sekitar setahun yang lalu. Namun tetap saja, pengalaman berada di Gowa Discovery Park tetap membekas di hati dan pikiran saya.

Gowa Discovery Park berada di daerah gowa, tepatnya berdekatan dengan wisata benteng somba opu. Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Tiket masuk yang ditawarkan cukup terjangkau, yaitu sebesar 65rb rupiah sudah termasuk wisata taman burung.

Lagi main di kolam dewasa
Terdapat beberapa wahana permainan yang ditawarkan di Gowa Discovery Park, diantaranya adalah 3 wahana bermain untuk anak, dan 3 kolam untuk dewasa yang mana kolam tersebut menjadi muara dari beberapa perosotan, mulai dari yang terendah hingga yang sangat tinggi dan menegangkan.


Oh iya, selain kolam renang disana juga terdapat kolam arus, dimana kita naik ke atas ban dan mengikuti arus kolam yang memutar hehe. Sayangnya kolam arus ini airnya sangat kotor dan seperti tidak terawat. Bisa kalian lihat foto di atas, begitu banyak dedaunan dan warna airnya sampai jadi warna hijau. Jujur, saya sangat tidak menikmati wahana ini. Pertama, karena kolamnya yang kotor, kedua, karena saya membawa anak kecil sementara kolamnya lumayan dalam sampai leher orang dewasa. Ketiga, saya tidak suka naik wahana ini jika lagi ada tour berkelompok sekolah, soalnya kebanyakan yang pergi tour berkelompok anaknya sangat luar biasa, mereka selalu mencoba menjatuhkan pengunjung lain. Pernah malah saya sampai memarahi anak lain karena mencoba menjatuhkan saya sementara saya sedang bersama anak balita.

kolam anak, hanya setinggi pinggang balita
pinggiran kolam dewasa ada tangganya
Keliatan ya, wahananya di belakang adik saya

Oh iya, untuk berenang di setiap wahana, kalian diwajibkan menggunakan pakaian renang. Jika tidak punya, di samping ruang ganti terdapat tempat penyewaan. Jika tidak mau pake baju renang, tenang saja kalian bisa menggunakan manset dan legging. Selain itu, di Gowa Discovery Park juga terdapat tempat penitipan barang. Dimana kita bisa menyewa satu kotak lemari untuk menyimpan barang-barang kita, lalu kuncinya yang sudah diikat dengan gelang bisa kita pakai selama menikmati wahana airnya. Untuk per kotak disewakan sebesar 15rb rupiah.

Oh iya, ingat ya di dalam tempat wisata ini sama sekali tidak diizinkan membawa makanan dari luar. Kecuali susu dan dot bayi, soalnya di dalam gak ada yang jual. Untuk makanan dan minuman, terdapat kantin yang menjual aneka makanan serta minuman yang dipatok dengan harga lumayan mahal jika dibandingkan dengan makanan di luar tempat wisata. Biasalah, kantin tempat wisata memang sering mematok harga makanan dan minuman di atas rata-rata harga pasaran.

Setelah puas bermain, maka selanjutnya kita menuju pintu masuk taman burung. Ada beberapa spesies burung yang tinggal di tempat ini. Oh iya, kita juga bisa berfoto loh dengan burungnya. Si pawang akan meletakkan burung kakak tua di tangan kita, namun sebelumnya kita akan diminta untuk menggunakan pengaman agar cakar si burung tidak melukai kulit kita. Tenang saja, gratis kok.

Foto ini diambil tahun 2015
Duh, maaf saya ternyata tidak punya dokumentasi tentang taman burungnya. Sebenarnya ada, namun saya lupa simpan dimana fotonya. Foto di atas merupakan salah satu spot di taman burung. Yah, karena temanya tentang burung, disana ada begitu banyak spesies tanaman.

Nah, bagaimana? Apa tertarik mengunjungi Gowa Discovery Park? Saya tunggu cerita kalian selama berada disana ya..